“Periode
an-Nubuwwah (kenabian) akan berlangsung pada kalian dalam beberapa
tahun, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang periode khilafatun
‘ala minhaj an-Nubuwwah (kekhalifahan atas manhaj kenabian), selama
beberapa masa hingga Allah ta’aala mengangkatnya, kemudian datang periode mulkan
aadhdhon (penguasa-penguasa yang menggigit) selama beberapa masa,
selanjutnya datang periode mulkan jabbriyyan (penguasa-penguasa yang
memaksakan kehendak) dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah
ta’aala, setelah itu akan terulang kembali periode khilafatun ‘ala minhaj
an-Nubuwwah. Kemudian Nabi Muhammad saw diam,”
(HR Ahmad 17680)
(HR Ahmad 17680)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar